Oleh: kangmaswiwit | Mei 23, 2007

Semua ada toleransinya

Sebulan sekali kayaknya aku nulis di blog ini.

Kemarin baru terpikir sebuah pemahaman. Mungkin karena pergaulanku selama kurang lebih setahun ini dengan probabilitas dan adaptif. Hampir semua ET XXXX yang aku ambil selalu berbau macam itu. Alhasil, aku berhasil mengambil sebuah kesimpulan sederhana, sangat sederhana.
“Semakin tinggi ia belajar, semakin luas toleransi yang dapat dilakukannya. Kala SD, SMP, mungkin hingga SMA, kehidupan secara matematis sekali, tak ada toleransi. Ini jelas salah, ya salah, klo bener, ya bener. Biner dech. Tentunya jika cuma gaul dengan buku aza. Memasuki perkuliahan, ia mulai belajar mengenal galat… ya kesalahan, tapi kesalahan yang masih dapat ditoleransi, bolehlah dilakukan, ndak usah tepat2 amat. Ya, makin mantap dan terharu rasanya, mendapati kesimpulan ini. Indah memang dunia ini dengan toleransi. Meskipun sesekali lupa dengan konsep ini. Memaksakan diri hingga sesak di dada.”
Fuh, ditengok ke atas, bisa juga buat tulisan macam gitu. Hasil bergaul dengan kawan2 ku kali yach. Wan, masih ingat tugas yang menumpuk? Co, kumaha, dah ada yang apply? Git, bagaimana kabar ‘kawan barumu’? Cor, thank buat bantuanmu kemarin. Kun, doakan aku ya. Do, sukses selalu. … wah banyak kali yach. Apa kabar kalian semua. Pras, kumaha kabar Salman. Di, beres nich sekarang. Bram, kumaha kabar? Kabar XXXXX? :> Ni, masih nongkrong di atas kursi? …. cukup sudah, mengisi waktu luang, ITB lambreta. Tugas menumpuk. Yosh. Mari hadapi. Salam sukses selalu buat kalian semua.


Responses

  1. Nice insight.. Pasti rasanya enak ya bisa dpt “pelajaran non-teknik” kyk gitu, padahal gara2 kebanyakan belajar teknik tuh lo Wit.. *hehehe

    But seriously, it’s nice.

  2. semakin berkembang seseorang, semakin bertambah pengetahuan, semakin bertambah tanggung jawabnya..

    semua kembali pada pribadi masing2, bagaimana menyikapi perkembangan yang dimiliki…

  3. Wit, maksudnya apa makin luas toleransinya? nggak ngerti…

  4. Maksudnya ke segala hal semakin bisa dia bertoleransi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: