Oleh: kangmaswiwit | Desember 22, 2006

… calon dokter takut nyuntik dan disuntik

Sore yang dingin dan hujan cukup deras. Raungan tetes2 air hujan kudapati setelah masuk rumah, persis setelah kunaiki motor hitam-merahku. Alhamdulillah.

Asyik mencoba menelan sederetan kata-kata teks books untuk diujiankan esoknya. Lamunanku terganggu dengan panggilan merdu sang Ibu. Wit, temani Bapakmu. Ada tamu, kawannya Arif, yang nawarin MLM ke adikmu. Sebut saja Zazi. Untuk seukuran dia, cukup feminim juga. Okay lah, pre memory sajah untuk hal satu ini.

Tetesan air hujan memenuhi lengan bajunya dan celana panjangnya. Cerita punya cerita, keluarlah dari mulutnya. Besok kemarin lusa saya mencium kendaraan lain, patahlah tulang jari kakiku. Untungnya seminggu ini sudah pulih sikit. Tidak dioperasi Dik, tanya Ibuku. Takut sekali. Saya dulu pernah kecelakaan, akan disuntik lewat (maaf) pantat. Aku tak mau. Loh, klo nanti jadi dokter kan nyuntik?

diing…. ngejunk cara baru yach


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: